ILMU BUDAYA DASAR



BAB VI Manusia dan pandangan hidup
Cita-Cita

Cita-cita merupakan keinginan, harapan, tujuan yang selalu ada dalam pikiran. Baik keinginan, harapan maupun tujuan merupakan apa yang ingin di peroleh seseorang pada masa mendatang. Dengan demikian cita-cita merupakan pandangan masa depan pada pandangan  hidup yang akan datang. Pada umumnya cita-cita merupakan semacam garis linier yang makin lama makin tinggi. Dengan kata lain cita-cita merupakan keinginan, harapan dan tujuan yang makin tinggi tingkatnya.





Follow Me On Twitter Follow Me On Instagram Follow Me On Facebook ndorogestii@gmail.com Follow Me On Fanpage Facebook

ILMU BUDAYA DASAR


BAB VII manusia dan tanggung jawab
serta pengabdian

Pengertian pengabdian
Pengabdian adalah perbuatan baik yang berupa pikiran, pendapat ataupun tenaga sebagai perwujudan kesetiaan, cinta, kasih sayang, hormat atau satu ikatan dan semua itu di lakukan dengan ikhlas. Pengabdian itu pada hakekatnya adalah rasa tanggung jawab. Apabila orang bekerja keras sehari penuh untuk mencapai kebutuhannya. Hal itu berarti mengabdi kepada keluarga.
Lain halnya jika kita membantu teman dalam kesulitan, mungkin sampai berhari-hari itu bukan pengabdian tetapi hanya bantuan saja.





Follow Me On Twitter Follow Me On Instagram Follow Me On Facebook ndorogestii@gmail.com Follow Me On Fanpage Facebook

ILMU BUDAYA DASAR

BaB V hakikat kecurangan dan kejujuran

* definisi jujur *


Jujur bermakna keselarasan antara berita dengan kenyataan yang ada. Jadi, kalau suatu berita sesuai dengan keadaan yang ada, maka dikatakan benar/jujur, tetapi kalau tidak, maka dikatakan dusta. Kejujuran itu ada pada ucapan, juga ada pada perbuatan, sebagaimana seorang yang melakukan suatu perbuatan, tentu sesuai dengan yang ada pada batinnya. Seorang yang berbuat riya’ tidaklah dikatakan sebagai seorang yang jujur karena dia telah menampakkan sesuatu yang berbeda dengan apa yang dia sembunyikan (di dalam batinnya). Demikian juga seorang munafik tidaklah dikatakan sebagai seorang yang jujur karena dia menampakkan dirinya sebagai seorang yang bertauhid, padahal sebaliknya.





Follow Me On Twitter Follow Me On Instagram Follow Me On Facebook ndorogestii@gmail.com Follow Me On Fanpage Facebook

ILMU BUDAYA DASAR

BAB IV
Manusia Dan Keindahan
Pada kesempatan kali ini, kita akan membahas tentang bab IV yaitu manusia dan keindahan dengan sub bab keindahan yang seluas-luasnya.
Keindahan, kata itu tidak begitu asing didengar oleh kita semua. Kata keindahan berarti cantik,elok, permai, molek dan sebagainya. Keindahan merupakan bagian hidup dari manusia. Bayangkan bila tak ada keindahan dalam hidup manusia, semuanya bagaikan sesuatu yang tak bermakna. Hasil karya seseorang yang menghasilkan seni karya didalamnya pasti mengandung unsure keindahan. Biasanya disebut sebagai unsure estetika dari sebuah hasil seni. Keindahan bersifat universal dimana tidak terikat oleh selera perseorang, waktu, tempat, dimana yang berartii keindahan itu bisa sesuai dengan selera seseorang.






Follow Me On Twitter Follow Me On Instagram Follow Me On Facebook ndorogestii@gmail.com Follow Me On Fanpage Facebook

if then dan perulangan pascal

Pusing yaa sama codingan pascal yang ga jalan-jalan? hhe
udah mulai berasep karena ga bisa jalan-jalan juga program pascalnya..??

ga usah pusing-pusing sekarang karena Gesty punya codingannya nih..


untuk codingan pascal if then....






Follow Me On Twitter Follow Me On Instagram Follow Me On Facebook ndorogestii@gmail.com Follow Me On Fanpage Facebook

tugas fisika lab sjfkges nvfgsrhgtjvgbrjbgkbjkk.gbhrbgbgrjbj.A

grafik proses arus tegangan waktu.....








3. Kegunaan kapasitor dalam berbagai rangkaian listrik adalah:
a.  mencegah loncatan bunga api listrik pada rangkaian yang mengandung kumparan, bila tiba-tiba      arus listrik diputuskan dan dinyalakan
b.  menyimpan muatan atau energi listrik dalam rangkaian penyala elektronik
c.  memilih panjang gelombang pada radio penerima
d.  sebagai filter dalam catu daya (power supply)

Bentuk kapasitor
a.  kapasitor kertas (besar kapasitas 0,1 F)
b.  kapasitor elektrolit (besar kapasitas 105 pF)
c.  kapasitor variabel (besar kapasitas bisa di ubah-ubah dengan nilai kapasitas maksimum 500 pF)

2. Kapasitansi didefinisikan sebagai kemampuan dari suatu kapasitor untuk dapat menampung muatan elektron.
Q = C .V

Q = muatan elektron dalam C (coulombs)

C = nilai kapasitansi dalam F (farad)

V = besar tegangan dalam V (volt)
Dalam praktek pembuatan kapasitor, kapasitansi dihitung dengan mengetahui luas area plat metal (A), jarak (t) antara kedua plat metal (tebal dielektrik) dan konstanta (k) bahan dielektrik. Dengan rumus dapat di tulis sebagai berikut :

C = (8.85 x 10-12) (k A/t)

4. Energi potensial U yang tersimpan di dalam kapasitor didefinisikan sebagai usaha
 yang diperlukan untuk mengisi muatan. Misalkan sebuah baterai dihubungkan
ke sebuah kapasitor. Baterai melakukan kerja untuk menggerakkan muatan dari
satu pelat ke pelat yang lain. Kerja yang dilakukan untuk
memind...ahkan sejumlah muatan sebesar q melalui tegangan V adalah

W = V . q

Dengan menggunakan kalkulus energy potensial muatan dapat dinyatakan sebagai:

U= 1 per 2 Q.v = Q kuadrat per 2c = 1 per 2 cvkuadrat

Rapat energi
adalah energi yang tersimpan dalam kapasitor per satuan volumnya

rumus
P(ro) = w per v = 1 per 2 E(angka 3 kebalik)0(nol kecil)E kuadrat



Follow Me On Twitter Follow Me On Instagram Follow Me On Facebook ndorogestii@gmail.com Follow Me On Fanpage Facebook

ILMU BUDAYA DASAR

Bab III Manusia dan Penderitaan
(gejala-gejala seorang mengalami
kekalutan mental dan tahap-tahap gangguannya) 

1.  1. Pengertian Penderitaan

          Penderitaan berasal dari kata derita. Kata derita berasal dari bahasa sansekerta dhra artinya menahan atau menanggung. Derita artinya menanggung atau merasakan sesuatu yang tidak menyenangkan. Penderitaan dapat berupa penderitaan lahir atau batin atau lahir dan batin. Penderitaan termasuk realitas manusia dan dunia. Intensitas penderitaan bertingkat-tingkat, ada yang berat, ada yang ringan.

Namun peranan individu juga menentukan berat-tidaknya intensitas penderitaan. Suatu pristiwa yang dianggap penderitaan oleh seseorang belum tentu merupakan penderitaan bagi orang lain. Dapat pula suatu penderitaan merupakan energi untuk bangkit kembali bagi seseorang, atau sebagai langkah awal untuk mencapai kenikmatan dan kebahagiaan.Berbagai kasus penderitaan terdapat dalam kehidupan.




Follow Me On Twitter Follow Me On Instagram Follow Me On Facebook ndorogestii@gmail.com Follow Me On Fanpage Facebook