pengantar teknik kompilasi


Npm          :  12110984
Nama         :  Gestiyawati
Kelas          :  3ka28

Analisis leksikal

        Untuk menganalisis leksikal saya menggunakan bahasa pemrograman pascal untuk menghitung luas persegi panjang.

Pada baris pertama terdapat uses crt;
Uses crt digunakan untuk memanggil perintah clrscr. Jika tidak ada perintah uses crt tetapi ada perintah clrscr maka program tidak membaca perintah baris selanjutnya.

Pada baris kedua terdapat var
Var adalah variable, pada bagian ini source code harus mendeklarasikan data yang ingin digunakan. Pada bagian ini harus diisi karena setiap program aplikasi pasti menggunakan tipe data.

Pada baris ketiga terdapat luasapp,panjang,lebar : integer;
Maksudnya luas app,panjang dan lebar merupakan variable yang meakili suatu nilai atau bisa juga disebut sebagai LITERAL NUMERIC artinya variable berupa huruf dirubah nilainya menjadi angka biasanya untuk dilakukan operasi aritmatika. Integer adalah pendeklarasian tipe data yang digunakan yaitu integer (angka bilangan bulat).

Pada baris kelima terdapat begin
Begin digunakan untuk memberikan keterangan kepada program bahwa eksekusi program dimulai.
Pada baris keenam terdapat clrscr;
Clrscr berfungsi untuk menghapus layar monitor pada pascal. Clrscr ini bisa digunakan jika sebelum source code begin terdapat uses crt;

Pada baris ketujuh terdapat writeln;
Writeln digunakan untuk memberikan output pada statement yang berada didalam tanda kurung yang di pit oleh tanda kutip.

Pada baris ke delapan dan kesembilan terdapat perintah readln;
Jika output menggunakan write maka Readln adalah perintah untuk input data. Jika ingin memanggil variabel ketik nama variabel tanpa tanda kutip.

Pada baris kesepuluh terdapat luaspp := panjang * lebar;
Luaspp adalah variabel yang menyimpan nilai perhitungan aritmatika yang bisa juga disebut sebagai literatur numeric. Jadi hasil operasi antara panjang kali lebar disimpan didalam variabel luaspp.

Pada baris kesebelas, duabelas, tigabelas terdapat write;
Perbedaan write dan writeln adalah kalau write digunakan untuk output pada 1 baris yang sama sedangkan writeln digunakan untuk output pada baris baru.

Pada baris keempatbelas terdapat read;
Perbedaan read dan readln adalah kalau read digunakan untuk input pada 1 baris yang sama sedangkan readlnn digunakan untuk input pada baris baru.

Pada baris kelimabelas terdapat end.
Karena pascal merupakan bahasa pemrograman terstruktur maka harus ada awal eksekusi dan akhir eksekusi. Jadi end. Untuk mengakhiri berjalannya program, agar program tidak berjalan terus menerus.

Seperti itulah cara program pascal membaca source code yang ada yaitu dengan cara membaca perbaris (interpreter). Untuk itu dalam pascal sebelum di running akan di compiler terlebih dahulu. Interpreter berarti source code program harus tidak ada yang error jika error program tidak akan berjalan.

source code


output program


Untuk Source code lengkap klik download

atau klik DISNI




Follow Me On Twitter Follow Me On Instagram Follow Me On Facebook ndorogestii@gmail.com Follow Me On Fanpage Facebook

Silogisme



macam-macam silogisme




a. Silogisme Kategorial

Silogisme kategorial adalah silogisme yang semua proposisinya merupakan kategorial. Proposisi yang mendukung silogisme disebut dengan premis yang kemudian dapat dibedakan menjadi premis mayor (premis yang termnya menjadi predikat), dan premis minor ( premis yang termnya menjadi subjek). Yang menghubungkan di antara kedua premis tersebut adalah term penengah (middle term). Contoh:
   Semua tumbuhan membutuhkan air. (Premis Mayor)
   Akasia adalah tumbuhan (premis minor).
∴ Akasia membutuhkan air (Konklusi)
Hukum-hukum Silogisme Katagorik.
  • Apabila salah satu premis bersifat partikular, maka kesimpulan harus partikular juga.
Contoh:
   Semua yang halal dimakan menyehatkan (mayor).
   Sebagian makanan tidak menyehatkan (minor).
∴ Sebagian makanan tidak halal dimakan (konklusi).
  • Apabila salah satu premis bersifat negatif, maka kesimpulannya harus negatif juga.
Contoh:
Semua korupsi tidak disenangi (mayor).
   Sebagian pejabat korupsi (minor).
∴ Sebagian pejabat tidak disenangi (konklusi).
  • Apabila kedua premis bersifat partikular, maka tidak sah diambil kesimpulan.

b. Silogisme Hipotetik


Silogisme hipotetik adalah argumen yang premis mayornya berupa proposisi hipotetik, sedangkan premis minornya adalah proposisi katagorik. Ada 4 (empat) macam tipe silogisme hipotetik:
  • Silogisme hipotetik yang premis minornya mengakui bagian antecedent.
Contoh:
   Jika hujan saya naik becak.(mayor)
   Sekarang hujan.(minor)
∴ Saya naik becak (konklusi).
  • Silogisme hipotetik yang premis minornya mengakui bagian konsekuennya.
Contoh:
   Jika hujan, bumi akan basah (mayor).
    Sekarang bumi telah basah (minor).
∴ Hujan telah turun (konklusi)
  • Silogisme hipotetik yang premis minornya mengingkari antecedent.


c. Silogisme Alternatif

Silogisme alternatif adalah silogisme yang terdiri atas premis mayor berupa proposisi alternatif. Proposisi alternatif yaitu bila premis minornya membenarkan salah satu alternatifnya. Kesimpulannya akan menolak alternatif yang lain. Contoh:
   Nenek Sumi berada di Bandung atau Bogor.
   Nenek Sumi berada di Bandung.
∴ Jadi, Nenek Sumi tidak berada di Bogor.


d. Entimen

Silogisme ini jarang ditemukan dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam tulisan maupun lisan. Yang dikemukakan hanya premis minor dan kesimpulan. Contoh entimen:
  • Dia menerima hadiah pertama karena dia telah menang dalam sayembara itu.
  • Anda telah memenangkan sayembara ini, karena itu Anda berhak menerima hadiahnya.

sumber: wikipedia.org





Follow Me On Twitter Follow Me On Instagram Follow Me On Facebook ndorogestii@gmail.com Follow Me On Fanpage Facebook

Artikel Pengetahuan



pengembangan sistem pakar menggunakan Visual basic


ARTIFICIAL INTELLGENCE (AI) merupakan suatu studi khusus dimana tujuannya adalah membuat computer berfikir dan bertindak seperti manusia. Banyak implementasi Articial intelligence dalam bidang computer. Misalnnya Decision Support System (DSS), Robotic, Natural Language, Neural Network dan lain-lain.

Pengembangan kecerdasan buatan merupakan sistem pakar yamg menggabungkan pengetahuan dan penelusuran data untuk memecahkan masalah secara normal yang memerlukan keahlian manusia. Sistem pakar ini akan melakukan suatu keahlian yang umumnya hanya dimiliki oleh pakat ahli tertentu pada bidang tertentu. Tujuan dari pengembangan kecerdasan buatan tersebut bukanlah untuk menggantikan peran manusia, tetapi untuk mensubstitusikan pengetahuan manusia kedalam bentuk sistem sehingga dapat di gunakan oleh banyak orang.

Dalam mengembangakn sistem pakar tidak harus dengan bahasa pemrograman visual basic. Anda bisa dapat mengembangkannya dengan bahasa pemrograman visual lain yang mendukung teknik pengolahan data seperti visual FoxPro, Delphi, Dbase dan lain sebagainya. Untuk anda yang baru mempelajari sistem pakar, sebaiknya anda sudah mengenal konsep dasar perancangan database secara umum, misalnya mengenai field, file indeks, primary key, foreign key dan bagaimana membuat relasi antar tabel dalam sebuah database.

Tahapan pengembangan sistem pakar terdiri dari beberapa fase-fase diantaranya: identifikasi, konseptualisasi, formalisasi, implementasi, evaluasi, pengembangan sistem. Tahapan-tahapan tersebut merupakan salah satu bagian dari komponen dasar sistem pakar.
Pengembangan sistem pakar dengan visual basic merupakan salah satu implementasi yang sederhana dan sangat berguna bagi banyak orang terutama programmer karena didalam visual basic terdapat beberapa fasilitas yang mudah di pelajari dan termasuk ke dalam native code. Pengembangan ini yang lumayan banyak di gunakan beberapa programmer dalam membuat sistem pakar.

Referensi:
1.       Turban, Efraim. Decision Support System and Expert System. New Jersey: Prentice Hall International Inc, 1995
2.       Balena, Francesco. Programming Microsoft Visual Basic 6.0. Washington: Microsoft Press, 1999
3.       Andi, Dany. Pengembangan Sistem Pakar Menggunakan Visual Basic. Yogyakarta: Andi, 2003






Follow Me On Twitter Follow Me On Instagram Follow Me On Facebook ndorogestii@gmail.com Follow Me On Fanpage Facebook

satu sudut

aku berada di dalam satu sudut. 
di sudut ini seperti tidak ada tanda-tanda kehidupan.
di sini sepi, tidak ada yang berbicara, 
tidak ada yang bercerita dan tidak ada yang tertawa.
hanya ada suara angin, hujan, 
bahkan beberapa suara kicauan burung yang seakan menertawai kebodohanku

oh tuhan....
siapa aku ini? sedang apa? dimana? who is... who that.... who?? who??? who???
saat aku tidak mampu lagi untuk menahan pahit semua rasa kesepian ini,
saat itulah aku tau bahwa aku menangis, yaa menangis :'|
air mata yang semakin lama semakin banyak jatuh di pipi ini 
semakin membuat hati ini terasa sakit, sangat sakit
seketika ada yang datang, 
akupun bungkam seribu bahasa. 
bungkam terhadap rasa sakit ini. berharap dia mengerti.
hanya mengerti, cuma itu...
ohhh tuhan.....
apa yang terjadi di dalam sudut ini?





Follow Me On Twitter Follow Me On Instagram Follow Me On Facebook ndorogestii@gmail.com Follow Me On Fanpage Facebook

MRP

MRP (Material Requirement Planning)
Definisi MRP
Perencanaan kebutuhan material (MRP) dapat didefinisikan sebagai suatu teknik atau set prosedur yang sistematis untuk penentuan kuantitas serta waktu dalam proses perencanaan dan pengendalian item barang (komponen) yang tergantung pada item–item tingkat (level) yang lebih tinggi (dependent demand). Ada 4 kemampuan yang menjadi ciri utama dari sistem MRP yaitu:
1. Mampu menentukan kebutuhan pada saat yang tepat.
2. Membentuk kebutuhan minimal untuk setiap item.
3. Menentukan pelaksanaan rencana pemesanan.
4. Menentukan penjadwalan ulang atau pembatalan atas suatu jadwal yang sudah direncanakan.
Input MRP
Input yang dibutuhkan dalam konsep MRP, yaitu sebagai berikut :
1. Jadwal Induk Produksi (Master Production Schedule), merupakan ringkasan skedul produksi produk jadi untuk periode mendatang yang dirancang berdasarkan pesanan pelanggan atau peramalan permintaan. JIP berisi perencanaan secara mendetail mengenai jumlah produksi yang dibutuhkan untuk setiap produk akhir beserta periode waktunya untuk suatu jangka perencanaan dengan memperhatikan kapasitas yang tersedia. Sistem MRP mengasumsikan bahwa pesanan yang dicatat dalam JIP adalah pasti, kendatipun hanya merupakan peramalan.
2. Status Persediaan (Inventory Master File atau Inventory Status Record), merupakan catatan keadaan persediaan yang menggambarkan status semua item yang ada dalam persediaan yang berkaitan dengan:
a. Jumlah persediaan yang dimiliki pada setiap periode (on hand inventory).
b. Jumlah barang yang sedang dipesan dan kapan pesanan tersebut akan datang (on order inventory).
c. Lead time dari setiap bahan.
3. Struktur Produk (Bill Of Material), merupakan kaitan antara produk dengan komponen penyusunnya yang memberikan informasi mengenai daftar komponen, campuran bahan dan bahan baku yang diperlukan untuk membuat produk. BOM juga memberikan deskripsi, penjelasan dan kuantitas dari setiap bahan baku yang diperlukan untuk membuat satu unit produk. Proses MRP
Langkah–langkah dasar dalam penyusunan MRP, yaitu antara lain: 1. Netting, yaitu proses perhitungan jumlah kebutuhan bersih untuk setiap periode selama horison perencanaan yang besarnya merupakan selisih antara kebutuhan kotor dengan jadwal penerimaan persediaan dan persediaan awal yang tersedia.
2. Lotting, yaitu penentuan besarnya ukuran jumlah pesanan (lot size) yang optimal untuk sebuah item berdasarkan kebutuhan bersih yang dihasilkan.
3. Offsetting, yaitu proses yang bertujuan untuk menentukan saat yang tepat melaksanakan rencana pemesanan dalam pemenuhan kebutuhan bersih. Penentuan rencana saat pemesanan ini diperoleh dengan cara mengurangkan kebutuhan bersih yang harus tersedia dengan waktu ancang-ancang (lead time).
4. Exploding, merupakan proses perhitungan dari ketiga langkah sebelumnya yaitu netting, lotting dan offsetting yang dilakukan untuk komponen atau item yang berada pada level dibawahnya berdasarkan atas rencana pemesanan.
Output MRP
Output MRP sekaligus juga mencerminkan kemampuan dan ciri dari MRP, yaitu :
1. Planned Order Schedule (Jadwal Pesanan Terencana) adalah penentuan jumlah kebutuhan material serta waktu pemesanannya untuk masa yang akan datang.
2. Order Release Report (Laporan Pengeluaran Pesanan) berguna bagi pembeli yang akan digunakan untuk bernegoisasi dengan pemasok dan berguna juga bagi manajer manufaktur yang akan digunakan untuk mengontrol proses produksi.
3. Changes to Planning Orders (Perubahan terhadap pesanan yang telah direncanakan) yang merefleksikan pembatalan pesanan, pengurangan pesanan dan pengubahan jumlah pesanan.
4. Performance Report (Laporan Penampilan), suatu tampilan yang menunjukkan sejauh mana sistem bekerja, kaitannya dengan kekosongan stok dan ukuran yang lain.


Kebutuhan Model Persediaan Dependen


          Pesanan Pembelian : pada saat pesanan pembelian dibuat, catatan mengenai pesanan itu dan tanggal pengirimannya harus tersedia untuk karyawan departemen produksi
          Lead Time untuk Setiap Komponen : karyawan departemen produksi menentukan waktu menunggu, bergerak, memasang, dan memproduksi untuk setiap komponen.
          MRP banyak digunakan sebagai teknik manajemen produksi / operasi terutama dalam lingkungan manufaktur, karena MRP menggunakan kemampuan komputer untuk menyimpan dan mengolah data yang berguna dalam menjalankan kegiatan perusahaan.
          Tujuan MRP : (1) Meminimalkan persediaan dimana pembelian bahan dilakukan sebatas yang diperlukan saja (2) Mengurangi risiko karena keterlambatan produksi atau pengiriman (3) Komitmen yang realistis, dimana jadual produksi diharapkan dapat dipenuhi sesuai rencana, sehingga komitmen terhadap pengiriman barang dapat dilakukan secara lebih realistis (4) Meningkatkan efisiensi, karena jumlah persediaan, waktu produksi dan waktu pengiriman barang dapat direncanakan lebih baik sesuai dengan jadual induk produksi


sumber: http://digilib.ittelkom.ac.id/



Follow Me On Twitter Follow Me On Instagram Follow Me On Facebook ndorogestii@gmail.com Follow Me On Fanpage Facebook

Nothing

heyy, aku kangen cerita banyak sama kamu. rasanya memang benar-benar cuma kamu yaa yang mau mendengarkan aku :) hehehe meskipun terkadang ceritanya suka aneh, ga jelas, ga nyambung. saat semuanya berlalu begitu aja baru sadar kalau ada yang benar-benar mencintai aku dan akhirnya aku semakin sadar kalau semua itu dulu.

besok aku ujian utama loh :'D dan semuanya menumpuk di hari ini. seperti kehilangan motivator terbaik dalam hidup aku. kamu tau ga, aku cape sama ujian ini. ga ada yang ulurin tangan buat bangunin aku. rasanya aku terpuruk banget malam ini dan kali ini ga ada penyemangat hidup aku. aku semakin sadar kalau cuma kamu yang benar-benar mengajarkan aku bagaimana mencintai tanpa pamrih :'( beraaaat banget rasanya melawan ini sendirian. ngerasa kaya ada bagian tubuh yang terluka, tapi gatau yang di sebelah mana. akhirnya saat air mata ini ada, aku baru tau kalau yang terluka ada di sini, di hati aku :'|

aku ga tau mana sifat kamu yang sebenarnya? yang baik kah atau yang buruk kah?
semua ini terlihat sangat rumit. aku coba memahami, mengikhlaskan, bersabar. sampai di malam ini semuanya sudah tidak bisa lagi aku simpan dan aku ceritakan ini sama kamu :'(



Follow Me On Twitter Follow Me On Instagram Follow Me On Facebook ndorogestii@gmail.com Follow Me On Fanpage Facebook

Mawar vs edelweiss





Aku tau mawar pasti akan layu. Tidak seindah saat pertama mawar di ambil dari pohonnya. Untuk tu jangan pernah ambil 1 tangkai mawarpun karena pasti ia akan layu dan berduri cukup memandang saja , namun terkadang mata saja bisa menipu. Dari jauh terlihat indah tetapi tidak untuk di lihat lebih dekat.

Aku tau edelweiss adalah bunga abadi. Seabadi bunga itu bisa bertahan setelah di petik dari tangkainya. Bukan berarti orang lain dengan mudah dan dengan semaunya memetik bunga itu. Cukup dengan melestarikannya sebagai kekayaan alam. Mata boleh memandangi sepuasnya, semaunya, menyentuhnya tapiiiii jangan petik juga bunga itu… INGAT bunga edelweiss itu salah satu kekayaan alam yang ada di sekitar kita. Meskipun edelweiss tidak termasuk tanaman yang di lindungi tapi kita wajib menjaga semua tanaman jangan sampai ada tanaman yang punah di tanah air tercinta ini. Huhft~ edelweiss yaa, bunga yang paling banyak orang suka terutama dikalangan muda. Biasanya selalu di jadikan symbol ke setiaan. Sayang mawar tidak seindah edelweiss. Bunga yang hanya tumbuh di tepi tebing. 





Follow Me On Twitter Follow Me On Instagram Follow Me On Facebook ndorogestii@gmail.com Follow Me On Fanpage Facebook